POLA KEPEMIMPINAN MUSA DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP KEPEMIMPIN GEREJA PENTAKOSTA DI INDONESIA PEMATANG BANDAR

Authors

  • Kaleb Sitorus Institut Agama Kristen Renatus Author

Abstract

ABSTRACT

This study examines the leadership pattern of Moses in the Bible and its relevance to contemporary church leadership, particularly for leaders of the Gereja Pentakosta di Indonesia (GPdI) in Pematang Bandar. The background of this research is the leadership crisis characterized by a lack of integrity, exemplary conduct, and the ability to guide congregations effectively. The purpose of this study is to identify the key principles of Moses’ leadership and analyze their implementation in church leadership practices. The research employs a qualitative approach through literature review and theological analysis of biblical texts related to Moses’ leadership. The findings indicate that Moses’ leadership pattern is characterized by obedience to God, humility, patience in dealing with the people, steadfast commitment to divine mandates, and the ability to guide and organize the community toward shared goals. These leadership principles remain highly relevant for contemporary church leadership, particularly in fostering integrity-based leadership, service-oriented ministry, and the ability to address challenges wisely. The implementation of Moses’ leadership model in GPdI Pematang Bandar is expected to strengthen spiritual leadership quality, enhance ministry effectiveness, and build a healthier and spiritually growing church community.

Keywords: Moses’ leadership, Christian leadership, spiritual ministry

 

ABSTRAK

Penelitian ini membahas pola kepemimpinan Musa dalam Alkitab serta relevansinya bagi kepemimpinan gereja masa kini, khususnya bagi pemimpin di Gereja Pentakosta Indonesia (GPdI) Pematang Bandar. Latar belakang penelitian ini adalah adanya krisis kepemimpinan yang ditandai dengan kurangnya integritas, keteladanan, serta kemampuan membimbing jemaat secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip kepemimpinan Musa dan menganalisis implementasinya dalam praktik kepemimpinan gerejawi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis teologis terhadap teks-teks Alkitab yang berkaitan dengan kepemimpinan Musa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kepemimpinan Musa ditandai oleh ketaatan kepada Tuhan, kerendahan hati, kesabaran dalam menghadapi umat, keteguhan dalam menjalankan mandat ilahi, serta kemampuan membimbing dan mengorganisasi umat menuju tujuan bersama. Prinsip-prinsip tersebut memiliki relevansi yang kuat bagi kepemimpinan gereja masa kini, terutama dalam membangun kepemimpinan yang berintegritas, berorientasi pada pelayanan, serta mampu menghadapi tantangan pelayanan secara bijaksana. Implementasi pola kepemimpinan Musa di GPdI Pematang Bandar diharapkan dapat memperkuat kualitas kepemimpinan rohani, meningkatkan efektivitas pelayanan, serta membangun komunitas gereja yang lebih sehat dan bertumbuh secara spiritual.

Kata Kunci: kepemimpinan Musa, kepemimpinan Kristen, pelayanan rohani

Downloads

Published

2025-12-31